Sekda Marullah juga berharap, sinergi positif yang terbangun antara PMI dengan seluruh lapisan masyarakat dapat terus terjaga. Ia menyebut, dalam urusan kemanusiaan, harus ada kerja sama yang konsisten untuk menyediakan stok darah bagi yang membutuhkan pertolongan.
“Saya, mewakili Pemprov DKI Jakarta, juga telah memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan, mulai dari tingkat kota, sekolah, hingga PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga). Selamat kepada yang sudah mengumpulkan dana dan berkontribusi, serta membantu PMI DKI Jakarta untuk terus bisa melayani masyarakat,” tambah Sekda Marullah.
Sementara itu, Ketua PMI DKI Jakarta, Rustam Effendi mengungkapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan Pemprov DKI Jakarta, sehingga kegiatan Bulan Dana PMI DKI Jakarta Tahun 2024 mencapai hasil yang memuaskan. Menurut Rustam, hal ini menjadi bukti bahwa PMI masih dipercaya di masyarakat.
“Alhamdulillah, capaian Bulan Dana PMI terus-menerus naik selama lima tahun berturut-turut. Tahun lalu (2023) mencapai Rp39,06 miliar dan sekarang meraih Rp39,7 miliar. Capaian ini juga dapat diraih berkat kontribusi dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, baik di dunia usaha, pemerintah, maupun instansi pendidikan kepada PMI,” pungkas Rustam.
Dalam kegiatan penutupan Bulan Dana PMI DKI Jakarta Tahun 2024, turut diserahkan penghargaan kepada para donatur dari Perangkat Daerah, sekolah, BUMN/BUMD, perusahaan/perorangan dengan pengumpul dana tertinggi.
Para penerima Penghargaan tersebut diantaranya Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur I, PT Paragon Technology and Innovation, TK Kinderfield, SPK SD Kinderfield, SMPN 103, SMAN 34, IGRA Cakung, MI Nurul Bahari, MTsN 31, MAN 6, Politeknik Statistika STIS, Kecamatan Cakung, Kelurahan Jatinegara, RT 02/RW 02 Kelurahan Pulo, Frankie S. Makaminang, Tim Penggerak PKK Jakarta Barat, dan PMI Kota Jakarta Timur.[zlj]