Nevi Zuairina Dorong Stabilitas Pasokan Gas untuk Listrik dan Industri di Kepri

120x600
a

Nevi menekankan bahwa kepastian harga akan memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Anggota FPKS ini juga menyoroti peluang besar dari potensi cadangan gas raksasa di Lapangan Natuna D Alpha. Ia mendorong Pemerintah Daerah Kepri untuk memaksimalkan peluang ini dengan mengembangkan kawasan industri berbasis gas dan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait manfaat ekonomi yang dapat diraih.

Selain itu, Nevi menggarisbawahi bahwa alokasi gas ekspor ke Singapura dapat dialihkan untuk kebutuhan domestik, seperti Batam. “Gas yang diekspor ke Singapura sebenarnya bisa dialihkan untuk memenuhi kebutuhan energi di Batam. Kita juga harus mengoptimalkan gas dari lapangan-lapangan yang belum terserap, karena masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan,” jelasnya.

Nevi juga mengungkapkan perlunya sinkronisasi data antara berbagai pihak, seperti PLN dan PGN, terkait kebutuhan dan pasokan gas. “Ada potensi 90 BBTUD gas di Natuna yang tidak terserap. Jika data ini benar, jumlah tersebut lebih dari cukup untuk dialirkan ke Batam dan mendukung kebutuhan energi di Kepri,” tambahnya.

Ia juga menegaskan pentingnya rekonsiliasi data antara PLN, PGN, dan pemangku kepentingan lainnya agar perencanaan dan eksekusi dapat berjalan lebih efektif.

“Pengembangan EBT di Kepri perlu mendapat perhatian khusus sebagai langkah jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada gas,” tegas Nevi.

“Saya mengajak semua pihak, termasuk Pemerintah Pusat, Daerah, dan pelaku usaha, untuk bersama-sama memastikan pasokan gas di Kepri tidak hanya stabil, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat,” tutup Nevi Zuairina. (Rds)

r

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

f j