“Kontraknya sudah ditandatangani, jalan Rigit Beton itu nanti akan dibuat dengan ketebalan 37 Cm dan lebar 6 M seperti jalan di Sitinjau Lauik. Rigit Beton dipilih karena dinilai paling cocok untuk menahan beban kendaraan dan tahan lama,”ungkap Gubernur Mahyeldi.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen secara bertahap akan terus meningkatkan kemantapan jalan di Sumbar. Selain menggunakan APBD Provinsi, untuk mewujudkan itu, pihaknya juga terus mengupayakan dukungan anggaran melalui Pemerintah Pusat.
“Ini kenapa baru sekarang dikerjakan, karena kita menunggu kepastian anggaran pasca dilakukannya kebijakan efesiensi,”tegas Mahyeldi
Dalam momentum peninjauan tersebut, Gubernur Mahyeldi didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Safni dan Ahlu Badrito Resha, kemudian juga ada Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah II BMCKTR Sumbar. (Rds/**)