BNPP Pantau Pembangunan Terminal Barang Internasional di Aruk: Akhir 2024 Diharapkan Selesai!

120x600
a

SAMBAS, KALBAR, (otonominews.id)  – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) memastikan pembangunan Terminal Barang Internasional (TBI) Aruk di Jalan Merdeka, Desa Sebunga, Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) terus berlanjut.

Deputi Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan, BNPP, Inspektur Jendral (Irjen) Polisi Makhruzi Rahman memimpin kunjungan lapangan menyambangi TBI Aruk, setelah sebelumnya mengunjungi beberapa tempat lokasi pengembangan kawasan perbatasan negara lainnya di Temajuk, Kecamatan Paloh, Kalbar.

Pada kunjungan lapangan ke TBI Aruk, Deputi Makhruzi menerima laporan pembangunan dari Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat, Kelas II Kalbar, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Ketut Suhartono.

“Bagus kalau ternyata tidak ada masalah, saya senang mendengarnya. Akan saya terus pantau, akhir 2024 diharapkan selesai!,” jelas Makhruzi didampingi Kelompok Ahli (Pokli) BNPP, Hamidin serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas, Fery Madagaskar bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Deputi Makhruzi menjelaskan bahwa, pembangunan TBI Aruk adalah salah satu program dalam Instruksi Presiden (Inpres) 1 Nomor 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Pada Kawasan Perbatasan Negara Di Aruk, yang penyelesaiannya tertunda.

Penyelesaian TBI Aruk untuk ekspor dan impor, lanjut Deputi Makhruzi, menjadi penting untuk pengembangan ekonomi masyarakat khususnya di sekitar Sambas dan wilayah kawasan perbatasan negara lainnya, serta memperkuat konektivitas nasional.

Pembangunan TBI juga diharapkan membuat produk-produk Indonesia bisa bersaing dengan produk Malaysia, dan menekan disparitas harga kebutuhan pokok dan lainnya.

“Penyelesaian pembangunan ini (TBI) diharapkan memberikan dampak yang optimal bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sambas,”ungkapnya lagi.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat, Kemenhub Ketut Suhartono, menjelaskan bahwa kelanjutan pembangunan lanjutan TBI Aruk pada 2024 sudah dianggarkan oleh instansinya.

“Saat ini lelang pembangunan TBI Aruk sudah selesai dilaksanakan di Jakarta. Harus optimistis kalau pengerjaan akan selesai pada akhir 2024 nanti,” ujarnya.

Lihat Juga :  Dinilai Peduli Kelestarian Adat, Mendagri Dapat Gelar 'Amma Puto Tito Daeng Manai' dari Suku Kajang Ammatoa Bulukumba

Usai mengunjungi TBI Aruk, Deputi Makhruzi beserta rombongan menyempatkan mengunjungi PLBN Aruk untuk memantau pergerakan distribusi barang dan pergerakan lalu lintas orang.

Jajaran pegawai PLBN Aruk menyambut Deputi Makhruzi dan Pokli BNPP, Hamidin dengan mengalungkan syal tenun tradisional khas Melayu Sambas, Kalbar.

Selanjutnya Deputi Makhruzi dan rombongan menyempatkan berfoto bersama di area monumen Tugu Pancasila yang di bawahnya terdapat tulisan “Aruk Indonesia” berwarna merah-putih.

Lawatan diteruskan dengan mengunjungi gapura Titik Nol Indonesia-Malaysia yang menjadi pembatas antara PLBN Aruk dengan gerbang Kantor Departemen Imigrasi Malaysia di Biawak, Lindu, Sarawak.

r

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA